Keuangan2 mnt baca · Diperbarui 7 Juni 2026

Cara Menghitung HPP (Harga Pokok Penjualan) untuk UMKM

Salah hitung HPP bikin untung semu. Pelajari rumus HPP yang benar dan cara menentukan harga jual yang menguntungkan.

Tim Laksa
Tim Penulis & Editor Laksa Berita
Cara Menghitung HPP (Harga Pokok Penjualan) untuk UMKM
Cara Menghitung HPP (Harga Pokok Penjualan) untuk UMKM. Foto: Dok. Laksa

Banyak pelaku UMKM merasa untung padahal sebenarnya merugi — penyebab utamanya: salah menghitung HPP (Harga Pokok Penjualan). HPP adalah total biaya yang dikeluarkan untuk menghasilkan atau menyediakan produk yang terjual. Tanpa HPP yang benar, Anda tidak bisa menentukan harga jual yang sehat.

Apa Itu HPP?

HPP mencakup semua biaya langsung untuk memproduksi/menyediakan barang yang dijual: bahan baku, biaya produksi, dan biaya yang melekat pada barang. HPP tidak termasuk biaya operasional umum seperti gaji admin, sewa toko, atau listrik kantor (itu masuk biaya operasional terpisah).

Rumus HPP

Rumus dasar HPP untuk usaha dagang adalah:

Iklan Sponsor
Promosi Bisnis Anda Di Sini
Jangkau ribuan pemilik usaha dan profesional di Indonesia setiap hari. Dapatkan slot iklan artikel dengan HTR tinggi.
HPP = Persediaan Awal + Pembelian − Persediaan Akhir

Untuk usaha F&B atau produksi, HPP per produk dihitung dari total biaya bahan baku dan biaya produksi langsung dibagi jumlah unit yang dihasilkan.

Contoh Perhitungan Sederhana

Misal sebuah kedai kopi membuat 1 gelas kopi susu dengan rincian: biji kopi Rp3.000, susu Rp4.000, gula & es Rp1.000, gelas & sedotan Rp2.000. Maka HPP per gelas = Rp10.000.

  • Jika dijual Rp18.000, laba kotor per gelas = Rp8.000
  • Margin kotor = Rp8.000 / Rp18.000 ≈ 44%
  • Sisakan ruang untuk biaya operasional (sewa, listrik, gaji) sebelum menentukan harga final

Cara Menentukan Harga Jual

Setelah tahu HPP, tentukan harga jual dengan menambahkan margin yang Anda inginkan. Dua pendekatan umum:

  1. Markup: Harga jual = HPP + (HPP × persentase markup). Mis. HPP Rp10.000, markup 80% → harga Rp18.000.
  2. Target margin: Harga jual = HPP / (1 − margin target). Mis. HPP Rp10.000, target margin 45% → harga ≈ Rp18.200.

Kesalahan Umum saat Menghitung HPP

  • Lupa memasukkan biaya kemasan, ongkos kirim bahan, atau penyusutan
  • Tidak memperbarui HPP saat harga bahan baku naik
  • Mencampur biaya operasional ke dalam HPP sehingga harga jadi terlalu mahal

Permudah dengan Sistem

Menghitung HPP manual untuk puluhan produk melelahkan dan rawan salah. Dengan Laksa POS, Anda bisa mencatat harga modal tiap produk, sehingga laba kotor per transaksi dan per produk terlihat otomatis di laporan. Anda jadi tahu produk mana yang benar-benar menguntungkan.

Pantau margin tiap produk otomatis

Coba Laksa Gratis

#caramenghitungHPP#hargapokokpenjualan#rumusHPP#caramenentukanhargajual#marginkeuntunganUMKM
Bagikan Artikel